Langsung ke konten utama

Pengertian 10 Unsur/Komponen Kebugaran Jasmani dan Menurut Para Ahli



A.    Pengertian 10 Unsur/Komponen Kebugaran Jasmani dan Menurut Para Ahli

1.      Daya Tahan
Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam melakukan aktifitas secara terus menerus dan dalam waktu yang relatif lama tanpa menyebabkan kelelahan pada jantung paru dan otot, hal ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :
Ada tiga pengertian daya tahan menurut para ahli :

*      Menurut Sajoto (1988: 25)
Daya tahan umum adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistim jantung, paru dan peredaran darahnya secara efektif untuk menjalankan kerja secara terus menerus dan melibatkan kontraksi sejumlah otot-otot dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama.Daya tahan otot adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan ototnya untuk berkontraksi secara terus menerus dalam waktu yang relatif lama.
*      Menurut Ismaryati (1993: 118)
Menjelaskan bahwa Daya tahan adalah kemampuan otot untuk melakukan sesuatu kerja secara terus menerus dalam waktu yang relatif lama dengan beban tertentu
*      Menurut Suharno (1985: 23)
Daya tahan adalah kemampuan organisme seseorang untuk melawan kelelahan yang timbul saat menjalankan aktivitas dalam waktu yang lama.


2.      Kekuatan
Kekuatan adalah kemampuan seseorang dalam melakukan aktifitas mengankat beban, hal ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :
*      Menurut Sajoto, 1988: 23
Kekuatan adalah komponen dari kondisi fisik seseorang tentang kemampuannya dalam menggunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja.
*      Sedangkan Ismaryati (1993: 111)
Kekuatan adalah tenaga kontraksi otot yang dicapai dalam sekali usaha maksimal.
*      Bompa(1999)
mendefenisikan kekuatan sebagai kemampuan otot dan syaraf untuk mengatasi beban internal dan eksternal. Kekuatan merupakan kompenen yang sangat penting dari kondisi fisik secara keseluruhan, karena merupakan daya penggerak setiap aktifitas fisik.
*      Friedrich (1969) 
mengemukakan kekuatan adalah kemampuan dari suatu otot untuk bekerja menahan beban secara maksimal.



3.      Kecepatan
Kecepatan adalah kemampuan seseorang bergerak mengerjakan sesuatu hal dalam waktu yang singkat. Hal ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :
*      Sajoto, 1988: 40
Kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dalam waktu yang sesingkatsingkatnya
*      Sedangkan menurut Ismaryati (1993: 57)
Kecepatan adalah kemampuan bergerak dengan kemungkinan kecepatan tercepat.
*      Harsono 1988: 216
Kecepatan tergantung dari beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu strength, waktu reaksi, dan fleksibilitas.

4.      Kelentukan
Kelentukan adalah kemampuan seseorang dalam memaksimalkan persendian pada seluruh tubuh yang dimiliki nya, hal ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :

*      Sajoto, 1988: 34
Kelentukan adalah segala efektifitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktivitas dengan penguluran tubuh yang ditandai dengan flexibilitas persendian pada seluruh tubuh.
*      Menurut Ismaryati 1993: 101
Kelentukan merupakan kemampuan menggerakkan tubuh atau bagian-bagiannya seluas mungkin tanpa terjadi ketegangan sendi dan cidera otot.

5.      Daya ledak
Daya ledak adalah perpaduan antara kekuatan dan kecepatan, hal ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :

*      Menurut Harsono (1988: 24)
daya ledak adalah produk dari kekuatan dan kecepatan. Daya ledak adalah kemampuan otot untuk mengarahkan kekuatan maksimal dalam waktu yang amat singkat.
*      Sedangkan menurut Sukadiyanto (2005: 117)
daya ledak adalah hasil kali antara kekuatan dan kecepatan. Artinya bahwa latihan kekuatan dan kecepatan sudah dilatihkan terlebih dahulu, walaupun dalam setiap latihan kekuatan dan kecepatan sudah ada unsur latihan power.



6.      Kelincahan
Kelinacahan adalah kemampuan seseorang dalam merubah arah dan posisi dalam kondisi apapun, hal ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :

*      Sajoto, 1988: 43
Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk merubah arah dan posisi di arena tertentu.
*      Sedangkan Ismaryati (1993: 41)
kelincahan merupakan komponen kesegaran jasmani yang sangat diperlukan pada semua aktivitas kecepatan perubahan posisi tubuh dan bagian-bagiannya.

7.      KETEPATAN
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengarahkan seuatu benda kepada seuatu objek, ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :
*      Sajoto, 1988: 52
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran. Sasaran dapat berupa suatu jarak atau mungkin suatu obyek langsung yang harus dikenai dengan salah satu bagian tubuh.


8.      Keseimbangan
Keseimbangan adalah kemampuan seseorang dalam mempertahankan sikap tubu semula setelah melakukan gerak lanjutan, hal ini sesuai dengan pendapat yang di sampaikan para ahli, sebagai berikut :

*      Sajoto, 1988: 54
Keseimbangan adalah kemampuan mempertahankan sikap tubuh yang tepat pada saat melakukan gerakan. Keseimbangan tergantung pada kemampuan integrasi antara kerja indra penglihatan, kanalis-kularis pada teling dan reseptor pada otot Sajoto.

9.      Kordinasi
Kordinasi adalah kemampuan seseorang dalam melakukan dua gerakkan  atau lebih secara bersamaan, hal ini sesuai dengan pendapat ahli, sebagai berikut:

*      Sajoto, 1988: 43
Koordinasi adalah kemampuan kemampuan seseorang untuk mengintegrasi-kan bermacam-macam gerakan yang berbeda dalam pola getakan tunggal secara efektif.
*      Sedangkan Ismaryati (1993, 53) kelincahan didefinisikan sebagai hubungan yang harmonis dari hubungan saling pengaruh di antara kelompok-kelompok otot selama melakukan kerja yang ditunjukkan sebagai tingkat keterampilan.

10.  Kecepatan reaksi
Kecepatan Reaksi adalah kemampuan seseorang melakukan tindakan setelah mendapatkan rangsangan lewat indra, hal ini sesuai menurut pendapat ahli, sebagai berikut:

*      Sajoto, 1988: 63
Kecepatan Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya agar dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera atau syaraf lainnya Sajoto.
*      Sedangkan Ismaryati (1993: 72)
berpendapat bahwa reaksi adalah periode antara diterimanya rangsang (stimuli) dengan permulaan munculnya jawaban (respon).





Komentar